IM
Showing posts with label pelecut hati. Show all posts
Showing posts with label pelecut hati. Show all posts

Sunday, April 18, 2010

Kampanye Anti Rokok! : Tuhan Sembilan Senti - Karya Taufik Ismail


Kakek saya merokok, om saya merokok, teman-teman dan sahabat saya merokok, bahkan saya sendiri merokok kemarin! Yakinkah kita bahwa merokok lebih besar ruginya daripada untungnya!??? Bagusnya kita baca saja puisi Taufik Ismail tentang ROKOK berikut ini.

TUHAN SEMBILAN SENTI
Oleh: Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok.

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah…ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok.

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok.

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok, tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran, di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok.

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok.

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya. Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stop-an bus, kita ketularan penyakitnya. Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS.

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena.

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok.

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemisngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok.

Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi orang perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.

Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.

Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, kemana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya.

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.

Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan.

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka.

Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk.

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok. Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas.

Lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba.

Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna, diiklankan dengan indah dan cerdasnya.

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini.

Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Baca lainnya di : gatotprabantoro.blogspot.com/

Thursday, October 23, 2008

MANTAN SAHABAT DAN SEORANG KAWAN


dari sebuah kisah klasik tulisan ini terlahir, secarik demi secarik kertas aku bongkar dari brankas meja belajarku. masih becampur dengan kertas2 yang tak terpakai, bau menyengat dan debu tak menyurutkan untukku mengabadikan serpihan kisah ini. Aroma wangi dari kertas surat sudah tak berbekas, hanya ingatanku saja yang masih sangat tajam merekam aroma wangi kertas saat pertama kali kubuka. seakan waktupun kembali berputar, serasa waktu ini adalah pertama kali aku memegang kertas2 itu. ini pun telah menjadi saksi perjalanan sunyi persahabatan dua orang manusia.

sengaja sajak2 kembali aku tulis untuk suatu keabadian, karena aku tahu kau pasti tidak mempunyai salinan akan sajak2 indahmu. memang sudah tak terasa dan teringat oleh kita kenangan2 masa lalu itu, kenangan akan suatu persahabatan yang memang harus terpaksa diputus saat ini. Dan hingga sampai saat aku selesai menulis, ternyata kisah klasik itu telah menjadi masa depan.

banyak angan2 dalam pikiran ini yang igin mengungkapkan beribu2 terimakasih, terimakasih atas pengorbanan selaama ini yang tdk pernah aku ketahui, waktu, daya dan segala tenaga untuk seorang sahabat terlupa. tapi kata2 itu tidakpernah sanggup aku ungkapakan, hanya mampu tertulis dalam hati dan pikiranku

hanya untukmu seorang sahabat kisah ini terabadikan, dalam dinginnya malam dan teriknya matahari…….

dalam hari2 dimana kita telah mengukir satu kisah cerita

bukan suatau kisah cinta, tapi kisah saat kita mencari kedewasaan


Sengaja sajak2 kembali aku tulis untuk suatu keabadian, untuk suatu keabadian hidupmu yang baru. ini adalah sambungan dari surat terakhir yang mungkin aku kirim sebagai pengantar kado pernikahan mu. Semoga tanggal 19 okt 2008 menjadi titik balik dimana kita menjadi manusia sempurna dengan menjalankan perintahNya. Kado yang kuberi mungkin tak seberapa, tapi dengan 2 bingkai photo kecil yang terangkai satu itu, aku berdoa agar begitu juga dengan kehidupan keluargamu. selalu terbingkai dalam keluarga sakinah, mawadah, warohmah. sealu terangkai dalam menjalani bahtera kehidupan.amien..

teruntuk sahabatku, NANA & huri


sajak2 ini telah tersimpan rapi dalam lembaran2 kertas,

bertahun2 yang mungkin akan termakan usia.

dan tidak ada niatan buruk untukku menuliskan sajak2 ini,

hanya sebagai teman pelipur saat hati ini lara…


ultahku ke 16 th

Seandainya saat ini kamu bimbang

lalu kamu beranikan diri untuk melangkah,

satu langkah ke depan

pasti nantinya akan ada hal yang hanya kamu yang bisa melakukannya


saat kau terbang ke angkasa

aku akan menjadi anginmu

sehingga ketika kau kembangkan sayapmu

aku akan mengantarmu kemanapun kau pergi

saat kau berjalan seorang diri

aku akan menjadi tongkatmu

sehingga ketikau kau kehilangan arahmu

aku akan menuntunmu kesuatu titik terang

saat kau berada dalam kegelapan

aku akan terus menuyinarimu

dengan cahayaku yang masih tersisa

sahabatku, walau kau gemetar karena sepi

aku akan disisimu untuk membimbingmu

selayak sahabat sejati..

Ragukanlah kalau suatu ketika mentari kan beku

ragukanlah pula kalau bintang bisa tersenyum

tapi janganlah ragu akan ketulusanku

janganlah ragu akan sahabatmu ini ……..

aku ingin kau tau kau adalah sahabat sejatiku ……..


ingatkah rangkaian kata2 itu...??

ku ingin kau ingat kawanmu ini, ber PEDE lah dengan semua yang kau miliki, karena kau adalah sempurna, sesempurna hatimu yang setia, jika kau yakin JADIKANLAH AKU PACARMU yang kedua setelah dia pergi. Tapi ingat jangan biarkan hidupmu BOBROK tuk kedua kalinya karena dia. Slalu PERHATIKAN RANI dan jagalah dia, semoga kau tak ragu. ku tahu kau belum biasa dengan kebebasan tapiteruslah berjalan, jika berjalanmu dengan TERTATIH aku sebagaitemanmu akan selalu membantumu JANGAN BIARKAN PERKAWANAN KITA SEMUA TERPECAH berai. Igatlah slalu saat-saat dulu KITA bersama, tawa riang, senandung dan keceriaanselau berada di sekeliling kita. DAN kumohon jangan kau lupa itu, ku tanya kawan apakah persahabatan kita merupakan suatu yang berharga, bagiku itu adalah ANIGRAH TERINDAH YANG PERNAH KUMILIKI. Dibenakku TERLINTA DUA KATA tentangmu bagi diriku kau adalah sahabat terbaikku


kelas 1'9

Mungkin benar cintamu hanya untuknya

yang takkan lekang oleh sang waktu

entah sampai kapan

kan slalu jadi cerita lembaran hidupmu

juga bahtera cintamu, raih cinta sejatimu

saat kau butuh, disini ada aku

berbagilah dengan aku

karna ku ingin menatap keindahan ini denganmu

hey sahabatku.

Dalam perjalananmu kau tak sendiri

seorang sahabat ada disisimu

seorang sahabat yang kelak,

tapi entah kapan akan menjadi sahabat sejatimu,

itu pasti



kls 1'9

shobat,

kala embun tak lagi menyejukkanmu

dan mentari enggan bersinar untukmu

tak usah cemas dan kecewa

padaku kau bisa berbagi

tenteng resah dan galaunya hati,

agar hilang selaksa duka sekuntum lara

karena ku ingin senyum bahagia

terukir di bibirmu senantiasa

shobat,

kaulah satu2nya yang paham akan diriku

saat ku sedih sat ku gundah

kaulah tempatku mengadu

kaulah yang mengulurkan tangan saat aku terpuruk dijalanku

shobat

kau slalu membuakan hatimu untukku

kau slalu meluangkan waktu pentingmu untukku

hanya dirimu yang mengerti akan dirimu


kls 1'9

shobatku, ingatlah apa yang aku katakan ini,

semua yang kau alami baik kesediahan kesulitan kepedihan dan keputusasaan semata2 adalah cobaan dari Allah sebagai penguji Imanmu. janganlah kau mengeluh, kau dan dia ditakdirkan bertemu dan menjalani cobaan yang sama2 berat. jika kau sedang mengalami cobaan ingatlah akan Tuhanmu, Allah wan. Jangan pernah kau lupakan Dia dimanapun kau berada. Sudahkah kau beribadah dan memohon petunjuknya agar kau lekas keluar dari masalah ini dan kembali seperti sedia kala. sembahyanglah karena sekarang aku tak pernah melihatmu perdi ke mushola, mengambil air wudlu dan menunaikan kewajiban sebagai hamba Allah. Sholatlah agar kau tidak sesat, agar kau selalu dalam lindunganNya. Mintalah ampun dan berdoalah supaya hidupmu senantiasa terang dan damai.

Bukannya aku sok suci hingga menceramahimu, aku hanya mengingatkan karna kutau, ibadah yang aku lakukan belum mampu menghapus dosa2ku, sedikitpun belum.



Saat aku mulai memainkan pena ini

kuingat kembali segala keceriaan yang kau miliki..

kebaikan dan persahabatan darimu masih dan akan kukenang seumur hidupku…

darimu aku belajar tenteng sesuatu

sesuatu dalam hidup ini yan gpenuh dengan liku-liku…

darimu aku mengenal dan memahami arti sebuah persahabatan

kau ajarkanku tenteng duniamu dan sebuah kepercayaan

kepadaku kau bercerita dengan tanpa beban

dengan kepercayaan yang sangat dan tanpa keraguraguan

kau tahu………. bagiku itu suatu kehormatan

karena orang sepertimu mempunyai rasa persahabatan

kepada orang seperti aku yang mungkin tak pantas…..

Sungguh persahabatanmu membawa banyak perubahan dalam hidup

ku berharap persahabatanmu tulus adanya

tanpa pernah kau menyesal dengan persahabatanmu itu

tanpa kautahu

kau telah membantu ku berdiri dari serpihan-serpihan luka yang selama ini kurasa

kenanglah aku sebagai sahabatmu

kaupun takaan kulupa seumur hidupku

dulu, sekarang, nanti , dan selamanya


Don’t forget me

when you making the new frend

because the new are silver

but the old are gold

don’t forget



TULISAN 2 INI KU BANGUN DARISERPIHAN2KISAH KITA KAWAN, ENTAH SAMPAI KAPAN KAU AKAN MENEMUKAN KISAH2 YG TERABADIKAN INI

ingatkah kau kisah abadi ku kawan............!


Monday, August 11, 2008

menjelang romadhon

bersihkan hati, pikiran, dan perbuatan dari hal-hal yang di benci Allah.......
mari qt jadikan bulan suci yg akan datang seakan2 bulan terahir bagi qt...
berbuat baik, berlaku amal, dan ibadah qt jadikan agenda hidup....
setelah qt mlupakanNya sekian lama, mari qt coba kembali kepadanya.
qt mulai dari meng-ingat2 masakecil qt,
qt disayang orang tua, qt selalu diajarkan hal-hal baik, qt diajarkan ke masjid,
perlahan2 qt dajarkan cara sholat dan membaca Al-Qur'an, dari membaca iqro' sampai menghafal surat2 pndek...
dan ternyata saat qt tmbuh dewasa dg segala kbutuhan, gengsi, pangkat, materi, nafsu
qt mlupakanya-bhkansengaja menganggp tdk pnting
mari qt awali hari ini dgn berbuat baik dan menumbuhkan kembali semangat cinta qt kepadaNya yg menguasai hidup sekalian alam.
setelah itu mari qt rasakan apa yang akan qt dapatkan...

Thursday, September 13, 2007

Ramadhan 1428

derak-derik kelakuan seorang manusia mencoba mencari sesuatu
pernah terbesit dlam hati yg terlalu dlam
sehingga terlalu sulit pula untuk mengungkapkan
terkadang mata ini nggak sanggup untuk melihat apa yg ada dlm senyumannya
hanya isyarat bisu saja yang meunculkan sribu pertanyaan.

satu langkah selalu diambil untuk menentukan kmn arah tujuan
satu jengkal saja kita salah menempatkan arah, mungkin akan jauh
dariarah tujuan
tapi dlm suatu hari yang tak pasti, akankah seseorang selalu berjalan pada kebenaran
apakah perlu terkadang kita membnarkan kesalahan untuk memberikan kebenaran yg sulit
di ungkapkan..??

kebenaran dan kebaikan terkadang tidak pernah sejlan,
bahkan malah terkadang kebenaran itu tidak beda dengan kejahatan,
selama hal itu bagian kebaikan yg akn kita lakukan
dan ternyata langkah kita akan selalu qt prtanggung jawabkan....

Tuesday, September 4, 2007

refleksi

tak akan ada satu haripun yang mampu menggantikannya
baunya, warnanya dan keindahannya
aroma khas tanah merahnya menderukan gelora hati
udara dinginnya tak akan bisa tergantikan dgn secangkir kopi

sepasang mata bening menjadi kenang-kenangan abadi
teduh mengisyaratkan maksud hati
gontai berjalan menyusuri jln berbatu
hanya untuk menunjukkan ketulusan kalbu

uwdh dl

Mati Suri



unt seseorang yg trsembnyi
untk seseorang yg tlh mati
drimu kni hanya ratapan hati
tlh prgi dngan stngah hati

untuk drimu yg tersembunyi
kini aku menyanyikan lagu sepi
terasing dlm sunyi, saat janji
tak tertepati

untuk seseorang yang tlh mati
kenyunyian tak kan akan prnah berarti
hati hanya seonggok perih tanpa
tujuan pasti

untukmu yg mati dan tersembunyi
aku tak kan menyayikan galaunya hati
biarlah matahari memberikan sinarnya ke bumi
dan aku tetap akn mencari arti

Friday, March 16, 2007

Pelecut Hati

mulailah dari berfikir
gerakkan jari-jari kakimu
yakinkan kakimu tuk berdiri
satu langkah kecil
pastikan dirimu tidak pada tmpt yg sama
buat jejak-jejak kaki mu dgn jelas
buktikan dirimu ada
buktikan dirimu mampu membuat realita
tapi cukup berlari
kamu tak butuh terbang
buktikan dengan perbuatan
bukan cuma impian
........
Related Posts with Thumbnails
 

About

Text

Recycle Posts Copyright © 2009 Communityiwanul